Hot Best Seller

Come On Over

Availability: Ready to download

KATAKAN PADAKU, BAGAIMANA CARANYA MERELAKAN SESEORANG YANG TAK PERNAH JADI MILIKMU? Dear pembaca, Sejak ide dasar cerita ini muncul di kepala, hidupku benar-benar tidak tenang. Aku dipaksanya memutar otak, mengerjakan plot, memikirkan kedua tokoh utamanya hampir sepanjang waktu. Dan tiga bulan kemudian, akhirnya aku bisa menghela napas lega. Cerita tentang Jermaine dan Tata b KATAKAN PADAKU, BAGAIMANA CARANYA MERELAKAN SESEORANG YANG TAK PERNAH JADI MILIKMU? Dear pembaca, Sejak ide dasar cerita ini muncul di kepala, hidupku benar-benar tidak tenang. Aku dipaksanya memutar otak, mengerjakan plot, memikirkan kedua tokoh utamanya hampir sepanjang waktu. Dan tiga bulan kemudian, akhirnya aku bisa menghela napas lega. Cerita tentang Jermaine dan Tata berhasil kurampungkan untuk kalian, pembaca tersayang. Ide dasar Come On Over muncul karena terinspirasi sejarah sedih di balik salah satu karya klasik terpopuler sepanjang masa: “Für Elise”. Tahukah kamu, Beethoven menulis lagu itu untuk seorang perempuan, yang ternyata belakangan membuatnya patah hati? Apa mau dikata, cinta memang tidak pernah mudah. Dan bagian tersulit dari mencintai seseorang adalah menunggu dia balas mencintaimu. Jadi bagaimana, apakah sekarang kamu siap untuk membalik sampul depan dan memulai perjalananmu bersama buku ini? Besar harapanku kamu akan menikmati sebesar aku menikmati proses menulisnya. Selamat membaca dan, seperti biasa... selamat jatuh cinta. CHRISTIAN SIMAMORA


Compare

KATAKAN PADAKU, BAGAIMANA CARANYA MERELAKAN SESEORANG YANG TAK PERNAH JADI MILIKMU? Dear pembaca, Sejak ide dasar cerita ini muncul di kepala, hidupku benar-benar tidak tenang. Aku dipaksanya memutar otak, mengerjakan plot, memikirkan kedua tokoh utamanya hampir sepanjang waktu. Dan tiga bulan kemudian, akhirnya aku bisa menghela napas lega. Cerita tentang Jermaine dan Tata b KATAKAN PADAKU, BAGAIMANA CARANYA MERELAKAN SESEORANG YANG TAK PERNAH JADI MILIKMU? Dear pembaca, Sejak ide dasar cerita ini muncul di kepala, hidupku benar-benar tidak tenang. Aku dipaksanya memutar otak, mengerjakan plot, memikirkan kedua tokoh utamanya hampir sepanjang waktu. Dan tiga bulan kemudian, akhirnya aku bisa menghela napas lega. Cerita tentang Jermaine dan Tata berhasil kurampungkan untuk kalian, pembaca tersayang. Ide dasar Come On Over muncul karena terinspirasi sejarah sedih di balik salah satu karya klasik terpopuler sepanjang masa: “Für Elise”. Tahukah kamu, Beethoven menulis lagu itu untuk seorang perempuan, yang ternyata belakangan membuatnya patah hati? Apa mau dikata, cinta memang tidak pernah mudah. Dan bagian tersulit dari mencintai seseorang adalah menunggu dia balas mencintaimu. Jadi bagaimana, apakah sekarang kamu siap untuk membalik sampul depan dan memulai perjalananmu bersama buku ini? Besar harapanku kamu akan menikmati sebesar aku menikmati proses menulisnya. Selamat membaca dan, seperti biasa... selamat jatuh cinta. CHRISTIAN SIMAMORA

30 review for Come On Over

  1. 5 out of 5

    Christian

    Teman-teman tersayang, COME ON OVER adalah novelku yang kedua belas. CO2 ini adalah yang pertama di subseries #jboyfriend: #hawtlist. Novel ini juga sangat berarti buatku karena ditulis di hari-hari terakhir bekerja bersama keluarga penerbit tersayang. Dan, #jboyfriend kali ini bernama: JERMAINE! Selamat berkenalan ya! Mwa Mwa, CHRISTIAN SIMAMORA Teman-teman tersayang, COME ON OVER adalah novelku yang kedua belas. CO2 ini adalah yang pertama di subseries #jboyfriend: #hawtlist. Novel ini juga sangat berarti buatku karena ditulis di hari-hari terakhir bekerja bersama keluarga penerbit tersayang. Dan, #jboyfriend kali ini bernama: JERMAINE! Selamat berkenalan ya! Mwa Mwa, CHRISTIAN SIMAMORA

  2. 4 out of 5

    Sulis Peri Hutan

    Baca juga di http://www.kubikelromance.com/2014/07... Saya selalu menantikan karya dari Christian Simamora walau tema cerita yang dia angkat sangat mainstream sekali, ada sesuatu yang membuat tulisan dia selalu kangen untuk dinikmati, entah itu tokoh rekaanya (cowok seksi yang nikahable), interaksi antar tokoh yang manis, lucu dan kadang hot, kalimat super gaul yang kadang bikin saya bingung tapi kok ya lucu, pekerjaan tokohnya yang aneh tapi menarik untuk disimak. Christian Simamora punya cara Baca juga di http://www.kubikelromance.com/2014/07... Saya selalu menantikan karya dari Christian Simamora walau tema cerita yang dia angkat sangat mainstream sekali, ada sesuatu yang membuat tulisan dia selalu kangen untuk dinikmati, entah itu tokoh rekaanya (cowok seksi yang nikahable), interaksi antar tokoh yang manis, lucu dan kadang hot, kalimat super gaul yang kadang bikin saya bingung tapi kok ya lucu, pekerjaan tokohnya yang aneh tapi menarik untuk disimak. Christian Simamora punya cara tersendiri untuk 'memuaskan' pembacanya. Come On Over dimulai ketika Jermaine Morton, salah satu anak dari pengusaha ternama di Indonesia sedang mencari hadiah untuk (calon) tunangannya. Dalam momen yang special tersebut, Jermaine tentu saja ingin memberikan hadiah yang menarik, dia pergi ke Crystal Clear, sebuah toko yang menjual berbagai barang berbahan dasar kristal untuk membeli sebuah kotak musik yang lagunya bisa dipilih sendiri. Tata, pegawai sekaligus adik dari pemilik toko tersebut menyambut baik dan menyarankan beberapa lagu yang cocok untuk pacarnya, tapi Jermaine punya pilihan sendiri. Beberapa waktu kemudian Jermaine kembali ke Crystal Clear dan berniat mengembalikan kotak musik yang sebelumnya dia beli, dengan alasan lamarannya ditolak dan setiap kali melihat barang tersebut malah menambah luka hatinya. Barang yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan, dengan menyesal Tata berujar pada Jermaine, laki-laki tersebut kemudian pergi dan meninggalkan kotak musik mahalnya begitu saja. Tata mengejar dan mengajak lelaki yang membuatnya tertarik tersebut untuk minum bersama di sebuah kafe dekat toko, membicarakan banyak hal, mencurahkan hati, dan akhirnya menjadi teman baik. "Pernikahan adalah pilihan," kata Tata. "Pilihan untuk menyerah atas pilihan-pilihan lain. Meskipun lo bisa aja bilang, gue bukan jenis suami yang membatasi gerak istri, pada kenyataanya pernikahan memaksa perempuan berhadapan dengan banyak sekali batasan. Mulai dari dilema karier dan mengasuh anak, keputusan terkait urusan finansial, dan masih banyak lagi. Tata menganggap Jermaine butuh teman bicara, mencurahkan masalah cintanya agar tidak sedih, sayang tampang cakepnya harus ternoda gara-gara ditolak cewek padahal Jermaine adalah tipe cowok yang mudah banget untuk mendapatkan cewek pengganti. Pribadi Tata yang easy going, cablak membuat Jermaine nyaman bersamanya. Keberadaan Tata sangat membantu Jermaine untuk move on ketika pacarnya ingin putus karena dijodohkan oleh orangtuanya dengan alasan Jermaine tidak cukup kaya. Jermaine memang anak konglomerat tapi dia memilih lepas dari uang orangtuanya dan membuka usaha beerhouse dengan jerih payahnya sendiri. Pada masa-masa itulah perasaan mereka berkembang, yang awalnya hanya teman curhat menjadi lebih. Walau belum sepenuhnya lepas jari jeratan mantan, Jermaine merasakan sesuatu yang berbeda ketika bersama Tata, begitu juga sebaliknya, mereka saling tertarik tapi enggan mengungkapkan. Jermaine bahkan sempat menghindari Tata karena tidak tahan dengan perasaanya, dia tidak ingin kehilangan orang yang membuatnya nyaman ngobrol bersama. Ketika mereka berdua sudah sama-sama jujur dan hubungan sudah mulai serius, datanglah batu sandungan, mantan pacar Jermaine yang ingin kembali dan menerima lamaran yang dulu ditolaknya. Seseorang pernah bilang, kata-kata kasar itu seperti pasta gigi; begitu dipencet keluar dari tempatnya, akan sangat sulit untuk memasukkannya kembali. "Seseorang pernah bilang padaku, cinta itu terkadang egois. Mencintai seseorang berarti memastikan hanya dia saja yang ada di hati." "Jangan jatuh cinta kalau nggak berani patah hati." Dari beberapa novel Christian yang saya baca (dan sedikit yang sudah direview) saya selalu menemui karakter cowok yang hampir mirip, selain body-nya yang super hot, yaitu sifat manis, ngalahan terhadap ceweknya, kayak nggak bisa berbuat jahat gitu alias terlalu baik, kesannya malah dia yang cocok jadi cewek. Sedangkan ceweknya malah sebaliknya, terlalu feminis dan banyak maunya. Yang membedakan hanya konflik cerita yang mainstream tadi. Nggak salah sih, justru itu emang kelebihan karakter yang diciptakan penulis, tapi kalau terus-terusan seperti ini saya yakin pembaca lama kelamaan akan bosan juga. Inginnya untuk kedepannya, penulis lebih menggembangkan karakter cowok hot yang dia buat, jangan sama terus, begitu pula dengan karakter ceweknya. Kemudian bahasa gaulnya, lucu sih tapi kalau kebanyakan dan nggak ngerti apa maksudnya jadi nganggu. Misalnya kata ei-bi-ji. Saya menemukan kata ini pertama kali di buku Guilty Pleasure, sampai membaca buku ini saya masih nggak tahu apa artinya, baru setelah membaca review yang ada di Goodreads ternyata arti dari kata tersebut adalah ABG --" Lalu ada lagi seperti; Nokendu, AITOTYUARMAIPREN, watchuduing, puh-lezz, natganahapen, membuat saya harus berpikir keras menerjemahkan arti dari perkataan bahasa Inggris yang diplesetkan tersebut. Mungkin ada baiknya ada catatan kaki untuk menjelaskan bahasa gaul tersebut agar yang kuper kayak saya ini jadi mengerti. Premis cerita buku ini sebenarnya nggak jauh berbeda dengan Guilty Pleasure, yaitu adanya mantan yang menghambat hubungan baru kedua tokoh utamanya. Bedanya kalau di buku tersebut orang ketiganya sudah meninggal di buku ini masih hidup. Bagian yang paling saya suka adalah ketika Jermaine menghidari Tata karena mulai merasakan sesuatu yang berbeda pada perempuan tersebut, kemudian bertemu nggak sengaja di sebuah bar, lalu ada kontes foto model buat Jermaine, lucu dan dijamin kipas-kipas XD. Untuk kadar hotnya saya nilai 3 kipas, jadi buat yang dibawah umur nggak boleh baca buku ini ya. Walau ada beberapa kekurangan dari karya Christian Simamora tetap aja pengen baca terus, termasuk kayak judul novel penulis sebelumnya, guilty pleasure, hehehe, udah tahu ceritanya akan seperti itu tetapi tetap dinikmati juga. Yah, membaca tulisan ChrisMor karena pengin mendapatkan bacaan santai, bacaan yang membuat perasaan seneng, cerita yang happy ending, yang sedikit hot, jadi kalau kamu termasuk polisi typo atau mementingkan unsur-unsur tulisan di buku dia saya sarankan nggak usah baca, karena akan bikin sewot saja :p Tapi, buat kamu yang sudah dewasa dan pengin cari tulisan yang bikin seneng tadi, coba ambil buku Christian Simamora, bawa ke kasir dan selamat membaca :D. 3.5 untuk Crystal Clear.

  3. 4 out of 5

    Cilla Priscillia

    Jadi, saya baca karya Simamora dari yang terbaru lalu mundur ke belakang. Dan CO2 baru selesai tadi pagi, setelah berhari-hari didiemin tergeletak di kasur. Mungkin kalau saya baca CO2 dulu baru yang lain, pendapat saya akan "bagus nih", tapi sayangnya saya bosan baca CO2 ini. Maaf ya. Btw, menurut saya benang merah cerita dari setiap karya Simamora agak serupa ya. Kenalan secara ngga disengaja, deket, terlibat perasaan, make love, konflik, happy ending. hehehe.. Tapi ya saya tetep suka karyanya Jadi, saya baca karya Simamora dari yang terbaru lalu mundur ke belakang. Dan CO2 baru selesai tadi pagi, setelah berhari-hari didiemin tergeletak di kasur. Mungkin kalau saya baca CO2 dulu baru yang lain, pendapat saya akan "bagus nih", tapi sayangnya saya bosan baca CO2 ini. Maaf ya. Btw, menurut saya benang merah cerita dari setiap karya Simamora agak serupa ya. Kenalan secara ngga disengaja, deket, terlibat perasaan, make love, konflik, happy ending. hehehe.. Tapi ya saya tetep suka karyanya, berani dalam kata dan cukup detail. Sama halnya dengan karya Djenar Maesa Ayu. Perbedaannya hanya pada bahasa. But overall, i like his books.

  4. 4 out of 5

    Dedul Faithful

    Kisahnya enggak seribet novel penulis yang terakhir aku baca. Di kisah ini hero dan heroinnya seakan menjalin perjalanan kisah cintanya dengan smooth pada awalnya. Ya sangat smooth soalnya Jermaine sama Tata awalnya cuma tukeran curcol doang. Hal-hal yang membuat hubungan mereka menguatlah yang membuat novel ini menurutku bisa dibilang recommended banget. Tetep suka pokoknya. Hal-hal positif yang bisa diambil selain kisah romantisnya adalah kepedulian Ada alias kakak Tata sama adiknya, iya Tata. Kisahnya enggak seribet novel penulis yang terakhir aku baca. Di kisah ini hero dan heroinnya seakan menjalin perjalanan kisah cintanya dengan smooth pada awalnya. Ya sangat smooth soalnya Jermaine sama Tata awalnya cuma tukeran curcol doang. Hal-hal yang membuat hubungan mereka menguatlah yang membuat novel ini menurutku bisa dibilang recommended banget. Tetep suka pokoknya. Hal-hal positif yang bisa diambil selain kisah romantisnya adalah kepedulian Ada alias kakak Tata sama adiknya, iya Tata. Ada ini sosok kakak yang konservatif ya, tapi di luar semua kelakuannya, dia tetap aja jadi pahlawan Tata meskipun adiknya itu sering nge-ignore dia. Pokoknya novel ini cukup menghibur lah.

  5. 5 out of 5

    Dewi Natalia

    Konflik antara 2 tokoh utamanya kok ya terlalu singkat ya. Hanya di dua bab terakhir. Beberapa situasi yang diceritakan saat konflik persis seperti sinetron, ada adegan tampar2an segala. Hehehehe. Overall, good job for the writer. Cukup detail ya menggambarkan tokoh utama dalam novel ini especially the one and only, Jermaine 😍

  6. 4 out of 5

    ijul (yuliyono)

    entah mengapa paling suka sama novel ini dari beberapa novel bang chris yang sudah dibaca. terutama karakter tata-nya, sih. eh, emang karena tata-nya sih. kayaknya beda gitu daripada tokoh utama perempuan di novel lainnya. pas baca, kalau nggak mesem-mesem ya ngakak.

  7. 5 out of 5

    Priscilla Eveline

    I've just read 4 Christian Simamora' books. I love all of them, but this book more! JERMAINE IS A TRULY GREAT LOVER (and perf dream boyfriend) xxxxx I've just read 4 Christian Simamora' books. I love all of them, but this book more! JERMAINE IS A TRULY GREAT LOVER (and perf dream boyfriend) xxxxx

  8. 5 out of 5

    Elisa

    Kayak baca adult romance novel luar negeri, termasuk di dalam nya ada (view spoiler)[sex (hide spoiler)] Cuman bedanya ya ini novel indo, bahasa nya indo, apalagi bahasa gaul dan keinggris ingrisannya yang kagak nahan… Beberapa bikin dahi mengkerut, atau memang aku nya yang gak gaul ? Bercerita tentang Tata yang kepincut sama Jermaine (susah bangaet namanya ) yang belasteran Indo-Perancis, bertubuh kekar berotot, wajah ganteng bla bla bla tipikal cowok idaman segala bangsa *bleh .. Sisanya ya gi Kayak baca adult romance novel luar negeri, termasuk di dalam nya ada (view spoiler)[sex (hide spoiler)] Cuman bedanya ya ini novel indo, bahasa nya indo, apalagi bahasa gaul dan keinggris ingrisannya yang kagak nahan… Beberapa bikin dahi mengkerut, atau memang aku nya yang gak gaul ? Bercerita tentang Tata yang kepincut sama Jermaine (susah bangaet namanya ) yang belasteran Indo-Perancis, bertubuh kekar berotot, wajah ganteng bla bla bla tipikal cowok idaman segala bangsa *bleh .. Sisanya ya gitulah baca sendiri yah... Yang bikin special, malah karena ini novel penuh dengan barang2 high class dan bermerk. Si penulisnya kayak paham bener segala macem yg high class nya sosialita gitu dari merk tas, lipstick, parfum, dll. Suer, beberapa aku malah baru tahu, hahah*ndeso

  9. 4 out of 5

    Yovano N.

    Review on my blog: http://kandangbaca.blogspot.com/2014/... Ide cerita bisa datang dari mana saja. Untuk Christian Simamora, lagu Für Elise karya Beethoven telah menginspirasinya untuk menulis kisah #JBoyfriend yang bertajuk Come On Over (CO2) ini. Tokoh utama novel ini adalah Tata dan Jermaine. Saat sedang bekerja di toko kristal milik kakaknya, Tata kedatangan tamu yang ingin membeli kotak musik. Pria tampan tersebut adalah Jermaine Morton. Ia hendak melamar kekasihnya, Liz, yang sudah empat ta Review on my blog: http://kandangbaca.blogspot.com/2014/... Ide cerita bisa datang dari mana saja. Untuk Christian Simamora, lagu Für Elise karya Beethoven telah menginspirasinya untuk menulis kisah #JBoyfriend yang bertajuk Come On Over (CO2) ini. Tokoh utama novel ini adalah Tata dan Jermaine. Saat sedang bekerja di toko kristal milik kakaknya, Tata kedatangan tamu yang ingin membeli kotak musik. Pria tampan tersebut adalah Jermaine Morton. Ia hendak melamar kekasihnya, Liz, yang sudah empat tahun dipacarinya. Rencananya, Jemaine ingin memasukkan cincin ke dalam kotak musik tersebut. Meski tetap melayani Jermaine dengan profesional, sejujurnya Tata merasa sedikit kecewa, karena ternyata pembeli yang menurutnya hot ini akan segera menikah. #PoorTata Saat yang ditunggu-tunggu Jermaine pun tiba. Ia telah mempersiapkan segala sesuatunya bagi Liz, wanita yang akan segera dilamarnya itu. Pertemuan mereka malam itu adalah di restoran yang merupakan tempat pertama kali mereka jadian. Dan malam ini, Jermaine akan mengambil langkah yang lebih serius bagi hubungan mereka. Namun apa yang terjadi sungguh di luar dugaan. Liz menolak mentah-mentah lamaran Jermaine yang berlutut di hadapannya. Selain dibuat patah hati, cowok itu juga benar-benar dipermalukan di depan banyak orang. #PoorJermaine Tata tidak menyangka akan bertemu cowok ganteng itu lagi. Bila tempo hari cowok itu datang ke toko kristal dengan muka berbinar saat membeli kotak musik, kini ia kembali dengan tampang muram. Dari cerita Jermaine, Tata mengetahui kalau kekasih cowok itu menolak lamarannya. Jermaine pun memutuskan untuk mengembalikan kotak musik bermelodi Für Elise itu meski hanya mendapatkan setengah harga. Sayang, barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan lagi. Jermaine yang hanya ingin agar kotak musik itu enyah dari hadapannya akhirnya memberikannya kepada Tata. Tata menerimanya dengan senang hati, apalagi harga barang itu lumayan mahal, hehe. Sebagai ucapan terima kasih, Tata mentraktir Jermaine. Dan kisah antara Tata dan Jermaine pun benar-benar dimulai. Jermaine merasa nyaman dengan Tata yang berpenampilan tomboy tersebut. Baginya, tata seperti bro, tempatnya bercerita dan bercanda. Jermaine hanya tidak tahu saja, bahwa apa yang dirasakan Tata terhadap dirinya sebenarnya lebih dari sekadar teman. Tata sendiri tidak ingin berani macam-macam (meski dalam benaknya bertebaran fantasi-fantasi indah bersama Jermaine), karena Tata tahu Jermaine dan Liz tidak benar-benar putus, hanya break sesaat. Namun ternyata Jermaine pun mulai merasakan hal yang sama dengan yang dirasakan Tata... Setelah merasa sedikit kecewa dengan Guilty Pleasure, perasaan saya terobati setelah membaca novel ini. Come On Over adalah novel pertama Christian Simamora setelah meninggalkan GagasMedia. Meski tidak lagi di bawah naungan penerbit besar tersebut, namun Christian tetap menunjukkan kualitasnya sebagai penulis novel mainstream romance. Alur cerita novel ini memang mudah ditebak. Ceritanya pun harus diakui sangat klise. Membaca novel ini mengingatkan saya pada novel Chris yang lain, yaitu Pillow Talk, tentang persahabatan yang kemudian berkembang menjadi cinta. Meski klise, penulis penulis mampu mengolahnya menjadi bacaan yang menarik untuk diikuti hingga halaman terakhir. Gaya bercerita penulis begitu mengalir, blak-blakan, lengkap dengan humor yang segar. Banyak kalimat dalam novel ini yang quotable. Dan sebagai novel dewasa, penulis tak lupa memberikan service kepada pembaca melalui beberapa adegan panas. Selain itu, terdapat kisah tambahan yang tidak kalah menarik, yaitu kisah Ada (kakak Tata) dengan Noel. Awalnya Ada hendak menjodohkan adiknya dengan si Noel. Tapi ternyata perkebangannya justru di luar dugaan. Secara keseluruhan, saya sangat menikmati membaca novel ini. Hal yang saya rasakan saat membaca novel-novel Christian Simamora adalah meski bukunya bisa dibilang tebal (rata-rata di atas 400 halaman), namun dapat dilahap dalam waktu yang singkat, dikarenakan gaya menulisnya yang tidak membosankan. Hanya saja saya kurang begitu sreg dengan tokoh J-Boyfriend kali ini. Jermaine memang sempurna, sayang kesempurnaannya itu sedikit tercoreng lantaran sikapnya yang plin-plan. Hal lain yang saya harap dapat ditingkatkan penulis dalam karya selanjutnya adalah lebih mempertajam konflik dalam cerita. Sekadar info, bagi pembaca yang mengikuti karya-karya Chirstian Simamora mungkin akan ngeh kalau dalam novel ternyata ini terselip hal-hal yang berhubungan dengan novel-novelnya yang lain. Misalnya Seb, yang merupakan tokoh dalam novel Shit Happens. Senang juga mengetahui kabarnya. :) ***

  10. 4 out of 5

    Pauline Destinugrainy

    Hanya dalam waktu singkat setelah Guilty Pleasure diterbitkan oleh Gagas Media, Christian Simamora kembali meluncurkan serial #JBoyFriend dengan Jermaine sebagai tokoh utamanya. Meski tidak lagi di bawah Gagas Media, tapi tulisan bang ChrisMor ini ga kehilangan taringnya. Mari berkenalan dengan Tata, seorang gadis yang mengaku pengangguran meski bekerja di toko kristal milik kakaknya, Ada. Itupun dilakukannya sebagai balas jasa karena bisa tinggal bersama kakaknya setelah resign beberapa bulan la Hanya dalam waktu singkat setelah Guilty Pleasure diterbitkan oleh Gagas Media, Christian Simamora kembali meluncurkan serial #JBoyFriend dengan Jermaine sebagai tokoh utamanya. Meski tidak lagi di bawah Gagas Media, tapi tulisan bang ChrisMor ini ga kehilangan taringnya. Mari berkenalan dengan Tata, seorang gadis yang mengaku pengangguran meski bekerja di toko kristal milik kakaknya, Ada. Itupun dilakukannya sebagai balas jasa karena bisa tinggal bersama kakaknya setelah resign beberapa bulan lalu. Di suatu hari yang membosankan saat menjaga toko, tiba-tiba muncul seorang pria yang (mengutip kata Tata) HOT banget. Dialah Jermaine Morton, yang datang ke toko itu mencari kotak musik untuk dihadiahkan ke pacarnya. Rencananya dia akan memasukkan sebuah cincin tunangan di dalam kotak itu dan akan melamar Liz, pacarnya. Kenapa ya cowok sempurna itu seringnya sudah ada yang punya? (hal. 10) Jermaine dan Liz sudah lama berpacaran, dan Jermaine merasa sudah saatnya melamar Liz. Sayangnya Liz berpendapat lain dan menolak lamaran Jermaine saat itu juga. Bukan itu saja, Liz mengusulkan untuk break sementara waktu. Selama masa break itu, Jermaine menemukan kenyamanan bersama Tata yang lucu, apa adanya dan bisa menjadi bro untuknya. Sebaliknya, Tata tetap menyimpan perasaannya di dalam hati untuk Jermaine. Ketika akhirnya Liz memutuskan hubungannya dengan Jermaine karena konon tidak direstui oleh orang tuanya, Jermaine benar-benar patah hati. Tata-lah yang menghiburnya dan selalu berada di dekatnya. Kedekatan yang semakin menjadi di antara mereka membuat Tata berani mengungkapkan perasaannya pada Jermaine, setelah Jermaine sendiri mengatakan bahwa dia jatuh cinta pada Tata. Sayangnya romantisme itu tidak berlangsung lama. Liz kembali datang pada Jermaine dan mengatakan siap dinikahi oleh cowok itu. Jermaine jadi galau menentukan pilihan antara Liz atau Tata. Tulisan abang ChrisMor tidak pernah membosankan dan selalu memaku mata untuk membacanya sampai habis. Banyak kalimat yang quoteable dan istilah gaul yang (sepertinya) diciptakan sendiri oleh penulis yang menambah juicy-nya buku ini. Belum lagi adegan berlabel dewasa yang semakin berani dan terdeskripsikan dengan baik di dalamnya. Misalnya, bagian dimana Christian Grey-nya FSOG digambarkan kalah kinky dibandingkan the fairytale dude Pinokio. "Sejak Fifty Shades of Greys rilis, rata-rata cewek yang sudah membaca buku itu bilang kalau Christian Grey itu sosok yang hot banget. Semua orang, kecuali Madame. Buat Madame, cowok paling kinky itu Pinokio" Terdengar suara erangan tertahan dan gumamam dari arah penonton. "Yes, Darling... that fairytale dude PINOKIO. Tahu nggak apa yang bakal Madame lakukan kalau bisa bercinta sama Pinokio? Madame suruh dia going downtown... Dan sementara wajahnya berada di bawah sana, Madam bakal bilang, 'Bohong dong, Pinokio. Ya, lagi. Bohong lagi! YESOHMAIGAWDDD!'". (hal 231) Please... jangan suruh saya menjelaskan artinya. Kelebihan lainnya adaah profesi tokoh utama yang tidak biasa yang selalu ditampilkan oleh penulis. Kalau sebelumnya kita bertemu dengan Julien, si penjual buah, sekarang Jermaine adalah seorang pemilik beerhouse dan Tata seorang pegawai toko kristal. Selain hubungan antara Jermaine dan Tata, ada juga kisah cinta sampingan antara Ada dan Noel. Meski tidak mengambil porsi yang banyak, kisah Ada-Noel menarik juga untuk diikuti. Noel yang tadinya dijodohkan oleh Ada untuk Tata, justru terpikat dengan kedewasaan dan religiusnya si kakak. Kalau melihat ending yang ditampilkan dalam bentuk timeline Twitter @NationalRiches, sepertinya bakal ada lagi tokoh yang tidak kalah mempesona di buku berikutnya. Mengingat Jermaine yang bisa dikatakan sebagai perantara antara kategori #JBoyFriend dan #hawtlist, kemungkinan akan ada serial baru (#hawtlist) yang memuat tokoh-tokoh cowok yang tidak kalah hot-nya. Kita tunggu saja karya si abang ini berikutnya.

  11. 4 out of 5

    Dion Yulianto

    Setelah membaca All You Can Eat, Guilty Pleasure, dan Come on Over (semuanya sebagai haisl meminjam, mohon dicatat ya *plak), sepertinya saya memang kurang cocok membaca atau mengikuti serial #JBoyFriends dengan pakem cerita yang seperti itu-itu melulu. Totally westernized lifestyle, bitchy but sexy, and over sixpacked mens in three books, I think is enaf for me. Gaya penulis yang senggak kreatif ini memang ok dan beda, dan sepertinya ChrisMor telah menemukan gaya menulis yang akan selamanya me Setelah membaca All You Can Eat, Guilty Pleasure, dan Come on Over (semuanya sebagai haisl meminjam, mohon dicatat ya *plak), sepertinya saya memang kurang cocok membaca atau mengikuti serial #JBoyFriends dengan pakem cerita yang seperti itu-itu melulu. Totally westernized lifestyle, bitchy but sexy, and over sixpacked mens in three books, I think is enaf for me. Gaya penulis yang senggak kreatif ini memang ok dan beda, dan sepertinya ChrisMor telah menemukan gaya menulis yang akan selamanya menjadi ciri khasnya (sebagai sesuatu yang dia bilang bilang “I discover it” in the future, nay be), yakni … ya dengan serial #JBoyFriends ini. Dengan lelaki sukses dan bertampang atletis serta wanita (yang lebih seringnya biasa), seri ini sepertinya memang cocok menjadi bahan bacaan kaum hawa ketimbang kaum Adam (Elu ya Yon, udah tau it’s not your cup of tea tapi teteup aja mau baca! Habisnya seru dan asyik sih ceritanya *ditampar lagi). Ok, kali ini kita bertemu lagi dengan cowok kaya dan atletis bernama Jermaine yang adalah perpaduan bule Jerman dan Indo Indonesia (karepmu ki piye to, Yon? #editorgagal) dengan wanitanya adalah sebagai Tata, seorang gadis pemberontak yang seganas-ganasnya tetap deh takluk sama kodrat alam. Agak beda dikit dengan seri #JBoyFriends sebelumnya, si Tata ini ogah banget dijodohin (jadi inget Shit happens) sementara Jermaine malah sudah punya pacar. Keduanya dipertemukan saat si bule indo lagi mencari sebuah kotak music kristal di toko Kristal milik kakaknya Tata. Rencananya, kotak music itu akan digunakan sebagai wadah persembahan untuk meletakkan cincin pertunangan, iya, Jermaine pengen melamar ceweknya, sementara Tata gigit-gigit gelas kristal karena cowok incerannya sudah punya pacar. Maka, curcol jomblo sedunia pun ter RT habis-habisan. Kenapa ya cowok sempurna itu seringnya sudah ada yang punya? (hal. 10) Jawab saya: Iya, yang punya cowok juga *plakkk #eh hihihihi Tapi, oh tetapi, bukan ChrisMor namanya kalau tidak bisa membuat yang biasa menjadi istimewa. Dari tangannya yang terlatih selama puluhan tahun jadi editor di Gagasmedia, sebuah tema sederhana seperti tabrakan atau cinta beda usia atau cinta bertepuk sebelah dada eh tangan pun bisa berubah menjadi romansa yang memabukkan. Saya contohnya, jelas-jelas gak suka baca romance, eh tapi rampung aja baca buku ini dalam 2 hari (padahal baca The Hobbit aja seminggu). Ini bukti bahwa ChrisMor adalah seorang peramu cerita yang jumawa. Kalimat-kalimatnya lincah dan menyenangkan. Aroma metropopnya kental banget. Dan cara dia menggambarkan dunia high class itu entah bagaimana terasa sangat nyata dan imaginable. Favorit saya tetap satu, quote-quote yang sungguh makjleb di buku ini. Ketidakcocokan saya juga masih sama: banyaknya tulisan yang westernized banget. Tapi, kepiawaian penulis dalam meramu cerita sudah tidak perlu diragukan lagi. Kisah cinta Jermain dan Tata ini enak banget diikuti, konfliknya emmm kurang nampol sih. Tapi, saya sangat suka sama kisah cinta Ada dan Nael, soalnya unyu-unyu begimana gitu (kayak saya *plak lagi) Beneran lho, penulis harus segera mencari resep cerita lain yang lebih fresh atau dari sudut pandang yang lain karena semakin ke sini ceritanya kok semakin begitu begitu saja. Terlepas dari kutipan-kutipannya yang memang sangat quotable serta kepiawaian seorang ChrisMor dalam menulis cerita yang page-turner-able *haiah*, aroma bitchy, richy, highclassy, sexy, and over sixpacked men dalam novel-novel ini berpotensi membuat pembaca bosan. Saya baru membaca All U Can Eat, Guilty Pleasure, dan CO2 ... dan saya sudah bosan. Another refreshment story would be warmly welcomed. Sukses ya buat penulisnya.

  12. 5 out of 5

    Dhyn Hanarun

    "Terkadang, hal yang teramat disesali adalah kehilangan kesempatan merasakan cinta yang didambakannya hanya karena kita terlalu takut untuk mengambil resiko." – halaman 408 Setelah enam bulan berhenti dari pekerjaannya, Kantata ‘Tata’ Maulinda tinggal kembali dengan kakaknya, Adagio. Status pengangguran Tata yang tak kunjung berakhir membuat Ada memperkerjakannya di tokonya, Crystal Clear yang menjual segala barang yang terbuat dari kristal. Karena sepeninggalan kedua orangtuanya, Ada adalah kelu "Terkadang, hal yang teramat disesali adalah kehilangan kesempatan merasakan cinta yang didambakannya hanya karena kita terlalu takut untuk mengambil resiko." – halaman 408 Setelah enam bulan berhenti dari pekerjaannya, Kantata ‘Tata’ Maulinda tinggal kembali dengan kakaknya, Adagio. Status pengangguran Tata yang tak kunjung berakhir membuat Ada memperkerjakannya di tokonya, Crystal Clear yang menjual segala barang yang terbuat dari kristal. Karena sepeninggalan kedua orangtuanya, Ada adalah keluarga Tata satu-satunya, Tata menerima pekerjaan itu. Tak hanya itu, Ada juga menjodohkan Tata dengan Noel, anggota paduan suara gereja. Tata dengan terang-terangan hanya menganggap Noel sebagai teman. Itu membuat Noel kecewa dan Ada memarahi Tata. Suatu hari, Tata melayani pembeli baru, Jermaine Morton, lelaki yang mempunyai dua warna bola mata yang berbeda. Jermaine datang untuk memesan kotak musik dengan lagu ‘Für Elise’. Hadiah itu untuk pacarnya, Liz, yang akan diberikan saat makan malam perayaan anniversary mereka. Jermaine juga berencana untuk melamar Liz. Tanpa disangka, Liz menolak lamaran itu. Lalu mereka memutuskan untuk break beberapa minggu. Untuk menghapus kenangan memalukan itu. Jermaine berniat mengembalikan kotak musik itu ke toko. Peraturan toko tidak mendukung rencana itu sehingga Jermaine memberikannya kepada Tata dengan sukarela. Kotak musik mahal itu membuat Tata membuat mempunyai hutang. Dia membayarnya dengan mentraktir Jermaine di sebuah café. Di sana mereka mengobrol, saling cocok dan mulai sering menghabiskan waktu bersama. Jermaine tak segan mengajak dan memberi Tata minuman gratis di beerhouse miliknya, Cliché Guerava. Tata yang frustasi dengan urusan Ada dan Noel, minum sampai mabuk dan tak sadar mencium Jermaine. Jermaine menikmati sekaligus merasa bersalah dengan ciuman itu. Perasaan Jermaine makin tidak karuan saat Liz datang berkunjung dan menjelaskan alasan dibalik penolakannya. --- Come On Over masih punya formula yang sama dengan seri #JBoyfriend sebelumnya. Cerita yang asyik buat ikutin, gaya penulisan yang ceplas-ceplos, banyak bagian yang bikin sesak nafas dan tak lupa me-mention nama dan perkembangan tokoh dari seri #JBoyfriend seperti Cindy Tan, Jere, Devika dan Julien Ang. Perkembangan hidup mereka bisa dilihat di laman Twitter milik National Riches Magazine, yang juga punya topik dengan hastag #hawtlist. Mirip-mirip Gossip Girl gitu, lah. Yang berbeda adalah tokoh utama perempuannya, Tata, yang agak tomboy. Aku rasa Tata ini tokoh paling sederhana dan tidak repot dengan urusan cewek di seri #JBoyfriend yang aku baca. Maka tak heran Jermaine gampang akrab sampai menganggapnya sebagai ‘bro’. Untuk bagian sexy time-nya terbilang sedikit. Lebih banyak bagian kecil-kecil yang tetep sukses bikin ‘kipas-kipas’ sendiri, contohnya Hot Bod Contest yang Jermaine ikuti di Mannequin Club ;p Baca review selengkapnya di sini -- http://dhynhanarun.blogspot.com/2014/...

  13. 5 out of 5

    Sophie Ken

    buku ini gue dapet sebagai hadiah ultah gue akhir bulan lalu. jadi pengen meluk pacar gue ({}) haha. oke deh g usah lama-lama gue mulai reviewnya. sebernernya awal bang chris ngumumin bakal release buku ini, gue seneng banget mau ikutan PO malah, tapi karena keadaan finansial gue nggak memungkinkan ya akhirnya gue cuma bisa mupeng liat TL-nya bang chris di twitter. beberapa kali gue bahkan coba search review orangtentang buku ini. sebenernya gue kecewa dengan rata-rata rating orang saat itu, apal buku ini gue dapet sebagai hadiah ultah gue akhir bulan lalu. jadi pengen meluk pacar gue ({}) haha. oke deh g usah lama-lama gue mulai reviewnya. sebernernya awal bang chris ngumumin bakal release buku ini, gue seneng banget mau ikutan PO malah, tapi karena keadaan finansial gue nggak memungkinkan ya akhirnya gue cuma bisa mupeng liat TL-nya bang chris di twitter. beberapa kali gue bahkan coba search review orangtentang buku ini. sebenernya gue kecewa dengan rata-rata rating orang saat itu, apalagi di buku yang sebelumnya gue merasa agak kecewa karena karakternya nggak pas buat gue. *curhat*. okelah enough curhatnya, gue mulai reviewnya aja ya. *dari tadi nggak mulai* *jitak* jermaine, sosok cowok cool menurut gue apalagi dia digambarin punya banyak tato di beberapa bagian tubuhnya. hampir mirip karakternya jet di good fight kali ya, cuma beda profesi aja. seperti novel karya bang christ yang lain, cowok-cowoknya kebanyakan keturunan berduit, mulai dari Jandro, Julien, dan sekarang Jermaine. walaupun profesi mereka beda tapi intinya sama sih dari kalangan BERDUIT. karakter ceweknya bernama Tata, digambarin cewek berambut pendek plus karakter tomboi emang pas sih, tapi somehow gue nggak bisa bayangin gimana tata yang tomboi bisa bersikap sok manis. emang sih sebagai makhluk perepuan harus ada sisi feminim. tapi dari kelakuannya tata kayak nggak masuk aja sama sifat yang dikasih sama bang chris. cerita di novel ini tentang cinta diam-diamnya tata ke Jermaine yang belum bisa move on dari "calon tunangannya". emang sih klise saat lagi renggang sama calon tunangannya karena lamaran Jermaine ditolak tata jadi pundak yang selalu ada buat Jermaine. sempet nyesek karena beberapa part ceritanya gue banget. intrik antara mereka berdua emang lebih intens menurut gue dibanding novel bang christ sebelumnya. salut buat bang christ deh yang katanya nyelesaiin novel ini dalam waktu kilat. bangian novel ini lebih banyak cerita tentang kedekatan Jermaine dan Tata dari awal, dari mulai curhat-curhatan mereka sampai beberapa moment yang bikin mereka kejebak di awkward moment. kekurangan novel ini nggak banyak menurut gue, emang sih endingnya kurang greget menurut gue, karena gampang banget si Jermaine buat ngeluluhin si Tata. Selain itu ada typo penyebutan nama karakter disini yg pertama nama Noel di halaman 134 disebut Noah (yang ini gue masih maklum), ada lagi typo penyebutan nama Jermaine di halaman 390 malah disebut Daniel padahal nggak ada karakter bernama Daniel sama sekali. setau gue cuma itu sih typonya. oke deh, cukup segitu review dari gue. mksh udah baca review gue. dan bang chris gue selalu cinta sama novel loe bang :D :* ({}) Sophie Ken

  14. 4 out of 5

    April Silalahi

    Buku ini aku beli karena alesan sepele, aku mau melengkapi seriaal J-boyfriends nya Christian Simamora. Awalnya ekspektasi aku terhadap buku ini mengenai tokoh yang akhhhh paling lagi-lagi berikisar tentang cewek modren, artis, glamour, dan tokoh-tokoh dengan profesi biasa hadir di serial J-boyfriends lainnya. Tapi ternyata beda! karena itu aku harus mengakui imajinasi Bang Christ dalam penciptaan tokoh emang hebat. Novel ini bercertia tentang tokoh utama Tata yang notabene cewek biasa. Bukan artis Buku ini aku beli karena alesan sepele, aku mau melengkapi seriaal J-boyfriends nya Christian Simamora. Awalnya ekspektasi aku terhadap buku ini mengenai tokoh yang akhhhh paling lagi-lagi berikisar tentang cewek modren, artis, glamour, dan tokoh-tokoh dengan profesi biasa hadir di serial J-boyfriends lainnya. Tapi ternyata beda! karena itu aku harus mengakui imajinasi Bang Christ dalam penciptaan tokoh emang hebat. Novel ini bercertia tentang tokoh utama Tata yang notabene cewek biasa. Bukan artis, bukan juga bekerja di dunia majalah. (wew) Karakter Tata ini aku suka. penggambarannya yang tomboi, mengalir apa adanya dengan dialog tokoh lainnya. Munculnya Jermanie yang lagi-lagi digambarkan dengan cowok blasteran, juga cukup menggoda. benar-benar gak banyak dialog yang dipaksakan untuk menghubungkan kisah antara Tata dan Jermanie. Keunggulan buku ini menurut aku, Bang Christian cukup berani menggambarkan kehidupan keluarga kristen pada umumnya. (terlepas dari aku juga menganut agama yang sama, tapi cukup kaget aja Bang Christ memang cukup berani). penggambarannya benar-benar realita. Kata pengantar tiap bab yang benar-bhenar menggambarkan apa isi cerita pada bab itu juga sudah ditata apik sm Bang Chris (aku curiga, Bang Christ kayak nya juga sering galau ya?) Keterkejutan aku lagi adalah novel ini sangat dikit adegan dewasanya. tidak ada penggambaran yang detail dan banyak seperti biasanya. entalah kenapa. tapi tertutupi dengan cerita yang cukup asik untuk terus dibaca. Bang Christ kali ini mengizinkan pembaca untuk dapat bernafas dulu sebelum melanjutakan cerita ke bab selanjutnya. Tidak tergambar narasi yang panjang. (Fuihhh) Tapi diantara kelebihan itu, aku harus mengutarakan apa kekurangan di novel Bang Christ kali ini. AKu capek sekali membaca dialog antar tokoh yang sangat gaul atau itu bahasa banci? seperti interaksi Alto dan Tata. Banyak. kelebihan. binggungin :( Berharap ke depannya Bang Christ dapat mengurangi gaya bahasa gaulnya itu. Aku juga cukup mengkritik keras dengan gaya penulisan Bang Christ yang ngebawa agama, tapi tokoh utamanya minum bir, bahkan having sex with her boyfriends (Gak tau juga, apa sekarang budaya sudah berubah, atau itu sudah jadi hal biasa). Karena di novel ini sangat di gambarkan bagaimana Tata dan Ada rajin ke gereja, tapi setalah nya ke beerhouse, nginep. (hufff, mohon dipertimbangkan bang) Untuk semua itu aku kasih 4 bintang. Berharap bisa nikmatin karya Bang Christ lainnya. Selamat membaca ! :)

  15. 4 out of 5

    Desy Miladiana

    This novel favorite setelah PT dan juga All You Can Eat! And thannnnnnn, btw banget -_-v Jermaine isnt my type. I still in love with Jandro sawryy. But, bang, ideku bikin Christian Grey KW super mohon dipertimbangkan hehehe Uwoo, ditunggu deh next booknya :) Short story about this book. This book begin with a man who wants to propose his girlfriend. Pake acara makan malam romantis, beli cincin yang ya Ampun Tiffany booookkk, dan sebuah kota musik berbentuk piano yg terbuat dari krystal. Romantic, This novel favorite setelah PT dan juga All You Can Eat! And thannnnnnn, btw banget -_-v Jermaine isnt my type. I still in love with Jandro sawryy. But, bang, ideku bikin Christian Grey KW super mohon dipertimbangkan hehehe Uwoo, ditunggu deh next booknya :) Short story about this book. This book begin with a man who wants to propose his girlfriend. Pake acara makan malam romantis, beli cincin yang ya Ampun Tiffany booookkk, dan sebuah kota musik berbentuk piano yg terbuat dari krystal. Romantic, isnt it? But, sadly sayang banget itu cewek nolak bahkan minta break. Break artinya nggak putus sih, tapi tetep aja nggak kontak2an. Akhirnya Jermaine yang niat awalnya balikin kotak musik itu malah ketemu Tata untuk kedua kalinya. Tata, yang saat itu mengira Jermaine ketinggalan kotak musiknya, membuatnya reflek mengejar cowok itu. Nggak taunya, cowok itu malah memberikan kotak musiknya untuk Tata. Sebagai ucapan terima kasih, Tata mengajak Jermaine untuk minum kopi di sebuah kedai kopi 'cangkir' dan disanalah awal kedekatan mereka dimulai :) so, mau tau gimana ceritanya? Oya, biar penasaran, aku kasih quotes deh. "Sekarang anggap aja deh kamu lagi baca buku, kamu bisa buka lembar selanjutnya atau malah dibalik ke lembar sebelumnya. Tapi inget, kalau dibalik ke lembar sebelumnya apa iya kamu bisa sampai ke ending?" Ya kurang lebih gitu deh hehe

  16. 5 out of 5

    Cherry Manopo

    Hmm lama juga yah baca buku ini sampe 4 hari.. bukan, bukan karena ga seru ceritanya.. lebih ke akunya aja yg banyak kerjaan. Ooopss biasanya aku kasih 4-5 bintang tapi yg ini aku kasih 3 aja. kenapa? 1. karena Jermainenya egois. Oke dia seksi dan cakep banget. Paperdollnya aja yg paling aku suka. Apalagi tattoo dia yg ah-mazing bgt. Tapi ya itu masa dia mau aja balikan sama Liz yg jelas2 bikin dia malu pas lamaran. Walopun pada akhirnya dia menyadari siapa yg dia cinta. 2. Konfliknya kurang gre Hmm lama juga yah baca buku ini sampe 4 hari.. bukan, bukan karena ga seru ceritanya.. lebih ke akunya aja yg banyak kerjaan. Ooopss biasanya aku kasih 4-5 bintang tapi yg ini aku kasih 3 aja. kenapa? 1. karena Jermainenya egois. Oke dia seksi dan cakep banget. Paperdollnya aja yg paling aku suka. Apalagi tattoo dia yg ah-mazing bgt. Tapi ya itu masa dia mau aja balikan sama Liz yg jelas2 bikin dia malu pas lamaran. Walopun pada akhirnya dia menyadari siapa yg dia cinta. 2. Konfliknya kurang greget, penyelesaiannya terlalu cepet. Jadi kan klimaksnya kurang nembak aja gitu. 3. Ceweknya tomboy oke lah, tapi ngerokok? NO! Jaga kesehatan ladies. Rahimmu akan dihuni seorang malaikat. Ahahah ini sih subyektif ga suka cw yg ngerokok apalagi aku aktif ikutan kampanye tarfree. 4. Persahabatan Alto dan Tata yg kurang banyak digambarin. Ga seperti GePe, persahabatan Dev & Ren digambarkan begitu hangat dan nyata. Tapi dibalik itu semua aku suka joke2 yg dilontarin Jer, interaksi Jer dan Tata. Good job CS!! Tamat sudah aku baca #JBoyfriend Tokoh cowok yg paling aku suka : Jandro Tokoh cewek yg paling aku suka : Kendra Cerita yg paling aku suka : Good Fight Ditunggu #Jboyfriend ke-9 nya ya..

  17. 4 out of 5

    Sri Ratu Noveni

    Kalau baca ini, seakan-akan perkataan bahwa masih ada kesempatan sebelum janur kuning melengkung itu benar adanya. Yaaa who knows, two people who were two steps more to marriage, bisa aja putus karena satu dan lain hal, though they are already in that relationship for manymanymany years. Daaaan, istilah "Jodoh gak kemana" itu juga benerrr. Haha. Selain itu, like usual, si Abang sukses buat adik-adik penggila #Jboyfriend-nya screaming out loud setiap ngebayangin sang tokoh utama, yang gak penggila Kalau baca ini, seakan-akan perkataan bahwa masih ada kesempatan sebelum janur kuning melengkung itu benar adanya. Yaaa who knows, two people who were two steps more to marriage, bisa aja putus karena satu dan lain hal, though they are already in that relationship for manymanymany years. Daaaan, istilah "Jodoh gak kemana" itu juga benerrr. Haha. Selain itu, like usual, si Abang sukses buat adik-adik penggila #Jboyfriend-nya screaming out loud setiap ngebayangin sang tokoh utama, yang gak penggila #Jboyfriend juga bakal screaming hoho (my favorite #Jboyfriend masih teteup Jere kok hehehe). And then, plot ceritanya cepet, tapi dapet. Ah, pokoknya gitu deh. Last chapter-nya suka banget aaaa puhlezz! Bersiap-siaplah, karena mulai sekarang kamu nggak akan pernah merasa sendiri. Lihatlah ke belakang, dia ada disana. Saat gelap, saat sedang terang benderang, ada dia yang menemani. Putaran bumi menggerakkan waktu dan mengubah banyak hal, tapi kau bisa percaya ini: cintanya padamu tak akan pernah berubah. Dia akan mendedikasikan seluruh hidupnya untuk menjagamu. Jadi pangeran berkuda putihmu. Jadi sahabat terbaikmu. Jadi bahu tempatmu bersandar dan merasa aman. Akulah orang itu, Mon Ange. Aku... kekasihmu. (Bab 23, halaman 429)

  18. 4 out of 5

    Emilya Kusnaidi

    J-boyfriend series yang kedua yang saya baca. Saya cuma baca yang good fight sih kemarin2, tapi karena CO2 ini covernya appealing banget, jadi saya tertarik deh. Ceritanya sih, oke. Penulisannya ngalir dan gaul banget. Dan meskipun pada bagian akhir pace ceritanya agak dipercepat, tapi cukup pas secara keseluruhan. Cuma, ada beberapa hal yang mengganggu sih menurut saya: 1. banyak penggambaran jeda yang cuma ditulis dengan seperti ini: "...." "...." agak mengurangi ketegangan aja rasanya. Lagi ser J-boyfriend series yang kedua yang saya baca. Saya cuma baca yang good fight sih kemarin2, tapi karena CO2 ini covernya appealing banget, jadi saya tertarik deh. Ceritanya sih, oke. Penulisannya ngalir dan gaul banget. Dan meskipun pada bagian akhir pace ceritanya agak dipercepat, tapi cukup pas secara keseluruhan. Cuma, ada beberapa hal yang mengganggu sih menurut saya: 1. banyak penggambaran jeda yang cuma ditulis dengan seperti ini: "...." "...." agak mengurangi ketegangan aja rasanya. Lagi seru baca, eh jadi kepotong moodnya. 2. bahasa yang terlalu gaul. I don't know, maybe it's just me. Cuma agak berasa aneh dan sedikit lebay. 3. kalimat narasi di dalam tanda asteriks. Oke, pembaca seakan diikut sertakan dalam narasi, cuma rasanya sekali lagi, berasa lebay dan ganggu kenyamanan membaca. Kayak seakan2 ada yang nyorakin lo pas baca sesuatu yang seru. 4. Jermaine. Saya nggak suka (?) untuk ukuran cowok hot, kayaknya penggambarannya cuma hot badannya aja deh, personality dan pesona hotnya malah nggak dapet. overall, oke. satu bintang untuk covernya, satu bintang untuk side story ada-noel, dan satu bintang lagi untuk ceritanya. ps. saya kok malahan lebih suka Ada ya daripada Tata? :)

  19. 5 out of 5

    Dewi Wulandari

    Come on over -- 3/5 PERSAHABATAN PRIA DAN WANITA ITU MUSTAHIL. Tata dan Jermaine bertemu di toko crystal milik kakak Tata, Ada. Jermaine berniat melamar kekasihnya saat anniversary hubungan mereka. Rencana sweetnya itu dapat twist yang nggak terduga (bikin geli, pas bagian Jermaine gombalin Liz). Jermaine yang niat balikin kado yang dia beli di tempat Tata malah jadi temenan deket sama cewek tomboy ini. and story goes on.... Cliche, banyak yang angkat tema model ini sebenarnya.. dari temen jadi demen Come on over -- 3/5 PERSAHABATAN PRIA DAN WANITA ITU MUSTAHIL. Tata dan Jermaine bertemu di toko crystal milik kakak Tata, Ada. Jermaine berniat melamar kekasihnya saat anniversary hubungan mereka. Rencana sweetnya itu dapat twist yang nggak terduga (bikin geli, pas bagian Jermaine gombalin Liz). Jermaine yang niat balikin kado yang dia beli di tempat Tata malah jadi temenan deket sama cewek tomboy ini. and story goes on.... Cliche, banyak yang angkat tema model ini sebenarnya.. dari temen jadi demen. Jadi silahkan baca sendiri lanjutannya. Kalau aku bikin perbandingan antara GePe dan CO2, buku ini mendinglah. nggak bikin sakit kepala liat tulisan yang terlalu geowl. ha. karakter Tata sendiri pun menarik. bahkan aku agak lucu sama Jermaine, gombalannya, maksudku. Geli tau. XD Oya, bahkan untuk hubungan Ada dan Noel kayaknya jadi lebih menarik dari main character. oya dua kali, bisa nggak sih christian simamora bikin cerita yang miskin merek ini-itu. yang bagiku kayak merek luar bumi. no branded. no clubbing. no sex. Oh, ini cuma omongan dari seorang pembaca saja. karena dari All you can eat, Good Fight, GePe, sampai Come on Over. Polanya itu sama. Cewek cowok ketemu. Bobo bareng. dan akhir bahagia.

  20. 4 out of 5

    Stefanie Sugia

    "Terlepas dari kesukaannya sama traktiran dan apa saja yang berlabel gratisan, cewek itu adalah hal terbaik yang dia punya akhir-akhir ini. Dia menikmati kebersamaan mereka; setiap tawa, sesi cela-menyela, dan masih banyak lagi. Dan Jermaine senang sekali karena dia ternyata nggak bertepuk sebelah tangan; Tata membutuhkan Jermaine sebesar dia membutuhkan cewek itu." Tata yang sudah terlalu lama pengangguran terpaksa bekerja di Crystal Clear - bisnis yang dibangun sendiri oleh kakak perempuannya, "Terlepas dari kesukaannya sama traktiran dan apa saja yang berlabel gratisan, cewek itu adalah hal terbaik yang dia punya akhir-akhir ini. Dia menikmati kebersamaan mereka; setiap tawa, sesi cela-menyela, dan masih banyak lagi. Dan Jermaine senang sekali karena dia ternyata nggak bertepuk sebelah tangan; Tata membutuhkan Jermaine sebesar dia membutuhkan cewek itu." Tata yang sudah terlalu lama pengangguran terpaksa bekerja di Crystal Clear - bisnis yang dibangun sendiri oleh kakak perempuannya, Ada. Suatu hari, muncul seorang lelaki bernama Jermaine Morton di Crystal Clear; yang seketika berhasil menarik perhatian Tata karena sosok lelaki yang menawan itu. Sayangnya, kehadiran Jermaine disana adalah untuk mencari kotak musik yang akan ia gunakan untuk melamar kekasihnya, Liz. Namun ketika lamaran tersebut tidak berjalan sesuai harapan Jermaine, ia berusaha untuk mengembalikan kotak musik itu ke Crystal Clear. Kejadian itu merupakan awal dari persahabatan antara Tata dan Jermaine - yang berbuah menjadi sesuatu yang lebih.... Baca review selengkapnya di: http://www.thebookielooker.com/2014/0...

  21. 4 out of 5

    Caca Venthine

    Gk ada yang lebih nyenengin pas penulis favorit lo nerbitin anaknya lagi? Right? Iyaa.. Tapi gk selalu lo suka sama anak2nya. Seperti gue pun ngerasain ini. Okee, kalo boleh jujur agak kecewa sama anak si babang 1 ini. Tapi tetep gue selalu suka sama cara si babang cerita.. Kali ini nyeritain Tata dan Jermaine. Jadi, si Tata ini jagain toko crystal kakaknya, terus si Jer ini dateng gitu deh beli crystal nya. Yaiyalaahhhh masa iya ndese mau nyolong?? Yauda sih awal cerita kya gitu. Jer beli crysta Gk ada yang lebih nyenengin pas penulis favorit lo nerbitin anaknya lagi? Right? Iyaa.. Tapi gk selalu lo suka sama anak2nya. Seperti gue pun ngerasain ini. Okee, kalo boleh jujur agak kecewa sama anak si babang 1 ini. Tapi tetep gue selalu suka sama cara si babang cerita.. Kali ini nyeritain Tata dan Jermaine. Jadi, si Tata ini jagain toko crystal kakaknya, terus si Jer ini dateng gitu deh beli crystal nya. Yaiyalaahhhh masa iya ndese mau nyolong?? Yauda sih awal cerita kya gitu. Jer beli crystal buat ngelamar pacarnya, hanya aja ditolak. Dari situ mereka akhirnya berteman dan ya you know lah apa yang terjadi selanjutnya? Udah silakan baca deh yaa.. Yang gue suka dari novel ini, banyak kalimat2 yang lebih jlebb banget dibanding anak si babang yang lainnya.. Tapi untuk cerita yaa lebih suka J yang lainnya. Tetep sampe sekarang AYCE jadi favorit gue. Lalu disusul Pillow Talk, Guilty Pleasure, Come on Over, Good Fight, dan terakhir With You ^^ Walau gk sewah AYCE atau Pillow Talk, tetep gue gak ragu untuk kasih bintang banyak untuk cerita ini. 4 bintang ya teteuupp.. Seperti yang gue bilang, gue selalu suka sama cara bercerita si babang. Gk bosenin dan selalu fresh. Dan tetep setia untuk nungguin anaknya yang lain babang ^^

  22. 4 out of 5

    Qiserra

    Pertama kali tahu buku christian Simamora , saya kira perempuan hihihi tapi setelah tahu laki-laki ok . saya baca buku ini hmmm menarik dari segi kharakter , kharakter perempuan yang sama seperti saya baca dari penulis lain . lain seperti perempuan ini selalu membuat saya senang sekali dan setiap menemukan kharakter di buat semakin suka dengan kharakter perempuan seperti dia. saya baca buku ini hmmm membawa saya berimajinasi seperti perempuan ini yang menyenangkan sekali , hidupnya penuh dengan k Pertama kali tahu buku christian Simamora , saya kira perempuan hihihi tapi setelah tahu laki-laki ok . saya baca buku ini hmmm menarik dari segi kharakter , kharakter perempuan yang sama seperti saya baca dari penulis lain . lain seperti perempuan ini selalu membuat saya senang sekali dan setiap menemukan kharakter di buat semakin suka dengan kharakter perempuan seperti dia. saya baca buku ini hmmm membawa saya berimajinasi seperti perempuan ini yang menyenangkan sekali , hidupnya penuh dengan konflik tapi tetap saja perempuan ini semangat menjalani hidupnya. membuat saya semakin semangat pula . efek terinspirasi . saya baca buku ini hmmm di buat kaget dengan tokoh laki-laki , nggak nyangka aja gitu kharakternya bisa begitu . seperti luarnya kuat tapi dalamnya sepertinya rapuh atau juga bisa misterius gitu ya kharkternya saya baca buku ini hmmm konfliknya seru , dibikin gemas dan nagih buat baca terus sampai akhir, meskipun akhirnya okelah tapi , tetep suka dong . itu saja yang bisa saya share dan maaf jika ada yang tidak berkenanan karena saya hanya menulis apa adanya saja .

  23. 5 out of 5

    Yohanna

    buatku yg bikin turn off itu malah karakter jermaine, yg menurut aku sama sekali gak cocok dijadikan idola. ini personal opinion sih, tapi buat aku good man itu gak akan mau bugil di sebuah kontes sukarela. sukarela lo ya, krn gak ada kan yg menodongkan pistol di kepalanya. jadi mestinya dia bisa nolak. makin bingung lagi aku dengan pilihannya terhadap wanita. good man gak akan milih wanita macam Liz *yg kasar terhadap waitress. nah ini bisa 4 tahun pacaran, there must be something great about h buatku yg bikin turn off itu malah karakter jermaine, yg menurut aku sama sekali gak cocok dijadikan idola. ini personal opinion sih, tapi buat aku good man itu gak akan mau bugil di sebuah kontes sukarela. sukarela lo ya, krn gak ada kan yg menodongkan pistol di kepalanya. jadi mestinya dia bisa nolak. makin bingung lagi aku dengan pilihannya terhadap wanita. good man gak akan milih wanita macam Liz *yg kasar terhadap waitress. nah ini bisa 4 tahun pacaran, there must be something great about her dong mestinya yg gak akan mudah bikin Jermaine begitu cepat pindah ke lain hati. makin jelas lagi bukti kalo jermaine ini bukan tipe laki idola. masih banyak lagi menurutku yg gak oke dari j boyfriend yg satu ini. termasuk perasaan cintanya ke tata yg menurutku sebenernya bukan cinta, tapi cuma rebound. kecuali tokoh2 j boyfriend memang sengaja dibuat dengan karakter tidak ideal, aku akan tutup mulut. *yg aku suka dari buku ini adalah joke2 segarnya, kayak antara tatsky dan altsky. egaad, you're so 90's chris...:D

  24. 4 out of 5

    Ika Nuraini

    Cuma bisa ngasih bintang tiga untuk novel ini. Alur cerita dan ending novel ini udah bisa ketebak dari awal, untungnya penulis bisa membuat pembaca tidak bosan untuk membaca dari awal sampai akhir dengan kata-kata yang ringan dan menghibur. Jermaine.. Kurang suka sama karakter cowok ini, gak bisa mengambil keputusan dengan cepat dan lebih ke egois. Penulis sukses menimbulkan karakter Jermaine yang bikin saya (hampir) ngebanting novel gara-gara karakter Jermaine. Tata.. Well done Tata! Suka sama kara Cuma bisa ngasih bintang tiga untuk novel ini. Alur cerita dan ending novel ini udah bisa ketebak dari awal, untungnya penulis bisa membuat pembaca tidak bosan untuk membaca dari awal sampai akhir dengan kata-kata yang ringan dan menghibur. Jermaine.. Kurang suka sama karakter cowok ini, gak bisa mengambil keputusan dengan cepat dan lebih ke egois. Penulis sukses menimbulkan karakter Jermaine yang bikin saya (hampir) ngebanting novel gara-gara karakter Jermaine. Tata.. Well done Tata! Suka sama karakter Tata di novel ini. Nggak yakin kalau di kenyataan bakal ada cewek (setegar dan sedewasa Tata) yang rela untuk melepaskan orang yang dia sayang untuk orang lain (meskipun ujung-ujungnya nangis berhari-hari). Di bab-bab terakhir penyelesaian konfliknya terkesan terlalu dipaksakan dengan membuat segala konfliknya mudah untuk diselesaikan. "KATAKAN PADAKU, BAGAIMANA CARANYA MERELAKAN SESEORANG YANG TAK PERNAH JADI MILIKMU?" Kata-kata ini yang bikin tertarik buat beli novel Come On Over. Hahaha

  25. 4 out of 5

    Viva Anggadita

    Jujur ya, bang. Gue lebih suka Come On Over [CO2] daripada Guilty Pleasure [GePe], yaa gatau kenapa. Hehehe. Suka sama Jermaine Morton yang warna matanya hijau dan biru, swoon-worthy (menurut gue looh yaa), menggemaskan, mandiri, nggak bergantung sama papanya yang kaya raya. Suka sama Tata yang tomboy, smart tapi jadi lola kalo liat cowok ganteng macem Jermaine, ceplas ceplos, supel. Suka sama Alto Altsky, karena dia--sumpah sebenernya--temen yang gengges tapi asiik. Yeah! Tatsky and Altsky itu gue Jujur ya, bang. Gue lebih suka Come On Over [CO2] daripada Guilty Pleasure [GePe], yaa gatau kenapa. Hehehe. Suka sama Jermaine Morton yang warna matanya hijau dan biru, swoon-worthy (menurut gue looh yaa), menggemaskan, mandiri, nggak bergantung sama papanya yang kaya raya. Suka sama Tata yang tomboy, smart tapi jadi lola kalo liat cowok ganteng macem Jermaine, ceplas ceplos, supel. Suka sama Alto Altsky, karena dia--sumpah sebenernya--temen yang gengges tapi asiik. Yeah! Tatsky and Altsky itu gue kategorikan sebagai BBFF--Bitchy Best Friend Forevaaah!!! Haghaghag!! Kak Ada, kakak yang terkadang overprotektif, but that's what an older sister supposed to do, right. Protected her sister, in a good way. Cuman kadang suka kelewat cerewet juga sih. Gue suka juga plot ceritanya. Yang gue nggak suka sih si Liz. hehehe. Gasuka siik gue sama cewek macem Liz gitu, bang. Bitchy antagonis banget gitu kayaknya!!!

  26. 4 out of 5

    Riz Amelia

    oke... saya mulai baca novel Christian Simamora pertama kali di tahun ini. Mencoba peruntungan dengan Guilty Pleasure dan cukup menghibur serta shocked di beberapa bagian. (saya sempat lupa rate nya dewasa :p) lalu di bulan ini, saya lagi bingung2nya nyari novel yg pas buat ngabisin wktu selama liburan, akhirnya mutusin untuk beli CO2 dn makin bingung yg nerbitin kok bukan gagas (saya baru tau pas bc thanks to CS udh pindah dr gagas). kesan saya baca novel ini bisa dibilang biasa2 aja. nothing s oke... saya mulai baca novel Christian Simamora pertama kali di tahun ini. Mencoba peruntungan dengan Guilty Pleasure dan cukup menghibur serta shocked di beberapa bagian. (saya sempat lupa rate nya dewasa :p) lalu di bulan ini, saya lagi bingung2nya nyari novel yg pas buat ngabisin wktu selama liburan, akhirnya mutusin untuk beli CO2 dn makin bingung yg nerbitin kok bukan gagas (saya baru tau pas bc thanks to CS udh pindah dr gagas). kesan saya baca novel ini bisa dibilang biasa2 aja. nothing special kalo dibandingin GP yg prtm sy baca, dan hmmmm kurang hot (?) hahaa meskipun bukan favorit sy bagian yg "bgtu" nya. selesai dalam waktu dua jam padahal novelnya tebel banget kaya gtu. bnyak halaman yg saya skip2 karena ngerasa nemuin hal yg sm sprt di GP tp dicrtain di lain karakter. so far so good... masih menanti karya CS selanjutnya dan berharap konfliknya agak lebih Indonesia kali yaa hihi.

  27. 4 out of 5

    Yuu Sasih

    I..... don't get anything....? Maksudnya, biasanya saat baca cerita harusnya ada yang dimengerti, seperti misal premis ceritanya, arah plot, dan lain-lain, yang membuat pembaca penasaran dan meneruskan membaca. Tapi sepanjang 400 lebih halaman saya membaca buku ini, rasa penasaran saya cuma satu: ini konfliknya apa ya? Kapan ada 'sesuatu'-nya? Dan begitu ada, ternyata reaksi saya cuma, "Udah, gitu doang....? Nunggu 350 lebih halaman cuma begitu doang?" Jadi, ya, begitulah. Not even got the hots fo I..... don't get anything....? Maksudnya, biasanya saat baca cerita harusnya ada yang dimengerti, seperti misal premis ceritanya, arah plot, dan lain-lain, yang membuat pembaca penasaran dan meneruskan membaca. Tapi sepanjang 400 lebih halaman saya membaca buku ini, rasa penasaran saya cuma satu: ini konfliknya apa ya? Kapan ada 'sesuatu'-nya? Dan begitu ada, ternyata reaksi saya cuma, "Udah, gitu doang....? Nunggu 350 lebih halaman cuma begitu doang?" Jadi, ya, begitulah. Not even got the hots for Jermaine or Tata. Just.... bland. I don't know. Mungkin sense romance saya lagi ada di titik terendah. Tapi ada satu hal yang bikin saya nggak bisa lepas dari buku ini: bukunya cakep banget huhuhuhu covernya, layout cetakannya, kertasnya..... saya baca ini cuma buat nyentuh-nyentuh kertasnya dan berangan-angan kapan bisa punya buku bagus macam ini.

  28. 4 out of 5

    Yuli Pritania

    Jauh lebih suka ini daripada Guilty Pleasure yg kmrn, walaupun masih blm bs mengalahkan All You Can Eat dan Pillow Talk kesukaan saya. Tapi... Jermaine bukan selera saya, dengan deskripsi penampilan dia yg sering bgt make baju2 pas badan yg nonjolin otot2nya *bergidik ngeri* Tambahan lg karakter dy yg rada plin-plan dan g tegas. Tapi saya suka bgt sama karakter Tata, so unique. Trus novel ini bisa bikin ngakak2 juga, apalagi pas Tata dan Jermaine dgn g jelasnya main tebak2an. So cute >.< Lagi male Jauh lebih suka ini daripada Guilty Pleasure yg kmrn, walaupun masih blm bs mengalahkan All You Can Eat dan Pillow Talk kesukaan saya. Tapi... Jermaine bukan selera saya, dengan deskripsi penampilan dia yg sering bgt make baju2 pas badan yg nonjolin otot2nya *bergidik ngeri* Tambahan lg karakter dy yg rada plin-plan dan g tegas. Tapi saya suka bgt sama karakter Tata, so unique. Trus novel ini bisa bikin ngakak2 juga, apalagi pas Tata dan Jermaine dgn g jelasnya main tebak2an. So cute >.< Lagi males nulis review panjang2, tp mau ngomentarin masalah tekhnis. Kayaknya novel yg ini rada berantakan dan ada banyak berserakan kata2 yg g baku. Btw, ini bukan seri JBoyfriend yang terakhir, kan? Atau iya? Yah... saya nungguin novel Mas Chris yg mana lg, dong? *maruk* Pdhl blm satu bulan udh disuguhi dua novel JBoyfriend Series. Hahaha....

  29. 4 out of 5

    Hayati

    Buku pertama yang aku baca di tahun 2015 finally bisa balik baca lagi setelah 1 tahun ngga aktif huhu. Tertarik beli buku ini di antara pilihan novel abang yang lain karna kata2 di belakang covernya Dan bagian tersulit dari mencintai seseorang adalah menunggu dia balas mencintaimu Suka sama ceritanya, suka sama Jermaine tapi buat aku kalah sekseh dari Jandro bang walau Jermaine punya banyak tato :p dan yah sosok cowok seperti Jermaine ini emang betul kayak yang Tata bilang baiknya teteup di fil Buku pertama yang aku baca di tahun 2015 finally bisa balik baca lagi setelah 1 tahun ngga aktif huhu. Tertarik beli buku ini di antara pilihan novel abang yang lain karna kata2 di belakang covernya Dan bagian tersulit dari mencintai seseorang adalah menunggu dia balas mencintaimu Suka sama ceritanya, suka sama Jermaine tapi buat aku kalah sekseh dari Jandro bang walau Jermaine punya banyak tato :p dan yah sosok cowok seperti Jermaine ini emang betul kayak yang Tata bilang baiknya teteup di film sama novel aja gausah ada di dunia nyata yah ntar bisa ikutan kehipnotis kayak Tata tapi kalo dapat cowok yang kayak Jermaine juga engga nolak sih LOL... Terkadang alasan kita memaafkan seseorang sesederhana karena masih ingin orang itu ada di sisi kita. Bahagia bersama kita.

  30. 5 out of 5

    Tata

    The first part of this book is kind of plain. And yang paling aku ga suka tuh..heroine-nya punya habit smoking coba. Not cool y know. Add the very fact that this heroine was jobless, and tadaa..jeblok deh ratingnya. *sorry* Besides, unrequited love is not my thing. Trus, si hero-nya pun character-nya ga tegas n plin-plan, byarpun iris matanya menakjubkan, beda antara kiri dan kanan. Kayak matanya Ramses donk yah..the infamous Pharaoh of Egypt. Tapi yaa..buku-bukunya Xtian Simamora itu awesome, bya The first part of this book is kind of plain. And yang paling aku ga suka tuh..heroine-nya punya habit smoking coba. Not cool y know. Add the very fact that this heroine was jobless, and tadaa..jeblok deh ratingnya. *sorry* Besides, unrequited love is not my thing. Trus, si hero-nya pun character-nya ga tegas n plin-plan, byarpun iris matanya menakjubkan, beda antara kiri dan kanan. Kayak matanya Ramses donk yah..the infamous Pharaoh of Egypt. Tapi yaa..buku-bukunya Xtian Simamora itu awesome, byarpun yang ini agak ga suka ceritanya, tetep aja cara penyampaiannya itu unik. Once you start reading them, you most likely can't put them down. Yeah..Simamora's books had that kind of effect on me.

Add a review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...